New Movie Faith and the City

Kelanjutan kisah perjalanan di buku sebelumnya, Bulan Terbelah di Langit Amerika. Mengangkat topik tentang peran media massa dalam mencitrakan Islam di mata dunia

Kuliah Hak Segala Bangsa

Kuliah kilat gratis...tis...tisss... yang bisa diakses kapan saja, dimana saja hanya di Youtube KHSBPositivi

3 Mar 2013

komentar buku menapak jejak amien rais

Berikut ini kami cuplikan beberapa komentar mengenai buku menapak jejak amien rais

"Transfer nilai-nilai kehidupan, spiritualitas dan kepemimpinan dari seorang Amien Rais kepada puterinya, Hanum Salsabiela Rais, dilukiskan pada buku ini secara lugas, dan amat menarik. Dengan membaca buku ini, kita akan lebih mengenal sisi lain dari ketokohan Amien Rais yang dapat dipetik oleh generasi muda Indonesia lainnya"

Prof Dr. -Ing. B J Habibie,
Mantan Presiden Republik Indonesia

"Buku ini highly recommended untuk memahami bagaimana komunikasi politik berawal dari komunikasi keluarga batih / nuclear family"

Effendy Gazali. PhD, MPS, ID,
Prog. Master Komunikasi Politik UI/Alumni Cornell Univ. New York

"Hanum menolak ditipu oleh kebudayaan di eranya untuk'melotot' kagum pada tokoh klenik,khurafat public figure, mitos pemimpin pemimpin takhayul, atau bid'ah bid'ah idolatry -- sebagaimana yang terjadi pada anak anak muda sebayanya.TIDAK. Hanum punya konsep tentang uswatun hasanah, dan memang bapaknya sendiri yang diwajibkan Allah untuk mempelopori kesungguhan konsep itu"

Emha Ainun Nadjib
Budayawan

2 Mar 2013

Pesan Berjalan diatas Cahaya



MOHON MAAF

UNTUK SEMENTARA HANUM RAIS MANAGEMENT TIDAK MELAYANI PEMBELIAN VIA ONLINE. DAPATKAN BUKU DI GRAMEDIA TERDEKAT ATAU BUKALAPAK.COM.




JUDUL BUKU : "Berjalan diatas Cahaya"
*HARGA : Rp. 80.0000,- (luar p.jawa)

                     Rp.60.000,- (pulau jawa)
BONUS : TANDA TANGAN PENULIS DAN M. AMIEN RAIS 
* sudah termasuk ongkos kirim

CARA PEMESANAN BUKU, klik disni
  • Kirimkan pesanan judul dan jumlah buku ke alamat Email : hanumrais[at]gmail.com atau pemesanan melalui Facebook : Hanum Rais atau SMS ke +62 857 9935 2562 / Ummi,  disertai dengan nama lengkap serta alamat tujuan pengiriman.
  • Email/SMS/Pesan Facebook akan kami respon dengan cepat.
  • Jika sudah sesuai dengan jumlah pemesanan, silahkan Anda transfer ke :
    Bank Mandiri - KC Yogyakarta Gedung Magister
    A/C : 137-00-10735-328
    A.n Umi irviana


  • Dimohon untuk konfirmasi pembayaran dan informasi bank yang digunakan dan jika telah melakukan transfer diharapkan konfirmasinya melalui SMS ke  +62 857 9935 2562/Ummi, atau email hanumrais[at]gmail.com.
  • Dapatkan diskon khusus untuk pembelian dalam jumlah besar.

2 Feb 2013

Komentar berjalan diatas cahaya

Berikut ini adalah komentar dari beberapa tokoh* mengenai buku "Berjalan di Atas Cahaya"
““Seru! Jalan-jalan ke Eropa dan dapat kisah inspiratif ‘hanya’ seharga buku ini. Beneran!”
K.H. Yusuf Mansur
Udztad, pemandu acara TV "Wisata Hati", pemilik




“Sebagai moslem designer, saya suka traveling. Saya sangat suka cerita Mbak Hanum, dkk. yang inspiratif, khususnya memberi perspektif baru tentang traveling yang harus diniati mencari rida Allah.”
Dian Pelangi
Moslem Designer




“Tidak mudah menghadirkan buku berbeda di tengah maraknya buku-buku bertema traveling. Dalam buku ini Hanum Rais, Tutie Amaliah, dan Wardatul Ula memberikan alternatif dengan pendekatan berbeda, komunikatif dan akrab, serta membekali pembacanya."
Asma Nadia
Novelis Cinta di Ujung Sajadah



*gambar-gambar para tokoh diambil dari beberapa website yang ada didunia maya (bukan koleksi pribadi).

1 Feb 2013

Sinopsis Berjalan di Atas Cahaya


Ivano terduduk. Kepalanya tertunduk di depan pintu gereja. Sudah tak terhitung berapa orang turis di katedral Palermo yang berjubel-jubel harus menabrak tubuhnya yang menghalangi sebagian badan jalan masuk gereja. Tapi Ivano bergeming. Dia masih terus menatap pilar putih di depan katedral kota para mafioso Eropa itu. Semua yang dikatakan Raghi benar adanya.

Ivano menangis membaca tulisan berwibawa itu. Kali ini sirna sudah kebenciannya atas Sisilia dan Raja Roger. Tiba-tiba ia menyesali semua prasangka buruk tentang nestapa negerinya. Terbaca jelas tulisan yang terukir di pilar katedral Palermo: Bismilillahirrahmaanirrahiim, alhamdullilahirabbilaalamiin.

*****

“Dan Allah menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan, dan Dia mengampuni kamu, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Hadid: 28)

Berjalan di Atas Cahaya adalah kumpulan kisah perjalanan di Eropa yang akan membuat Anda lebih mengenal ampunan dan kasih sayang Tuhan melalui makhluk ciptaan-Nya.

Buku tersedia  di toko gramedia terdekat atau pesan melalui hanumrais.com

13 Mar 2012

Benang Kusut Transportasi Jakarta


Ada seorang teman bikers mencak2 dengan adanya kebijakan pemerintah yg melarang motor lewat jalan2 protokol jakarta...sementara teman yang lain justru menyalahkan pengendara motor yang selama ini dianggapnya ugal2an dan bikin makin semrawut Jakarta. Lalu terlibatlah mereka dalam debat kusir yang mestinya tidak perlu.Motor yang ugal2an atau jumlah mobil yang makin tidak terkendali sebenernya cuma excess dari tidak matangnya kebijakan perencanaan transportasi public..karena ga ada mass rapid transportation.. jadinya masyarakat ya berinisiatif sendiri2 cari solusi buat berpergian..ada yang milih pake motor..beli mobil..atau naik bajaj. Rasa2nya kebijakan mutakhir pemerintah ttg sepedamotor, rencana penghapusan 3in1 dan pemberlakuan ERP cuma kebijakan responsif, tambal sulam, gali tutup lubang...ibarat rumah, kehujanan, gentengnya pada bocor malah sibuk ngepel sana-sini.Jadi malu ma inggris yang sudah mulai mbangun underground tunnel tahun 1860..padahal waktu itu cuma ada kereta kuda..potensi problematika city traffic sudah mulai dipikirkan jauuuh sebelum ditemukan mobil...Baru sekarang aja tuh sutiyoso teriak2 monorail..cuma dah telat bang...jerman udah punya monorail sejak tahun 1901..coba deh bayangkan efektifnya MRT di singapore..katanya hampir 50rb passenger setiap hari...n emang kuenceng dan efisien banget..bisa jadi dari senayan city ke plaza semanggi bisa dicapai dalam satu tarikan nafas aja...Hemmm Ga kayak sekarang, umur dan produktivitas rasanya ikut menguap bersama deru knalpot dijalanKritik juga nih buat sebagian oknum pemilik mobil dijakarta,ga bisa dipungkiri masih banyak orang yang pake mobil lebih ke alasan emosional (baca:gengsi)...susah juga, di Indonesia itu kan berlaku:witing tresno jalaran seko cacahing rodo..katanya sekarang punya motor aja ga cukup buat ngeggaet cewek..rasanya keren kalo udah pake mobil..apalagi pake truk gandeng yang rodanya 16..makanya heran juga ma perilaku orang2 kaya Jakarta itu.. sukanya beli mobil/motor yang ukuran segedhe goblok...makin sebel kalau udah liat jaguar or alphard petantang-petenteng makan jalan,padahal didalamnya cuma 1 orang (entah pemilik atau peminjam)...kenapa sih smart car ga segera masuk indonesia..orang eropa malah bangga lho bisa naik mobil yang ukurannya kecil..disamping lebih irit..juga praktis (ini lebih rasional).atau gimana kalo jaguar bikin mobil 3 wheeler versi bajaj..kira2 laku ga ya?..hmm.Kemarin baca dikompas..katanya presiden Swiss setiap hari kalo kekantor naik transportasi publik..egaliter banget...beda banget ya ma pejabat kita.yang maunya dikawal iring2an voreijder sampai nutup jalan dan bikin kemacetan berkilo2...hmmm sudahlah mungkin ada baiknya pejabat yg kayak gitu kita lemparin aja pakai bajaj...


Quoted from Rangga Almahendra Blog)