New Movie Faith and the City

Kelanjutan kisah perjalanan di buku sebelumnya, Bulan Terbelah di Langit Amerika. Mengangkat topik tentang peran media massa dalam mencitrakan Islam di mata dunia

Kuliah Hak Segala Bangsa

Kuliah kilat gratis...tis...tisss... yang bisa diakses kapan saja, dimana saja hanya di Youtube KHSBPositivi

Showing posts with label lomba. Show all posts
Showing posts with label lomba. Show all posts

3 Oct 2014

Selamat kepada reviewer BTdLA tahap 2

Akhirnya ini dia  yang ditunggu-tunggu pemenang review Bulan Terbelah di Langit Amerika tahap 2 sudah di umumkan oleh gramedia.



Selamat ya !!!
Kepada @Rosa_Alrosyid , @seps4e , @417154, @agoeng_sis @yervihesna dan @safrida0202.
Tunggu hadiahnya akan dikirim oleh gramedia .

Buat Sahabat Cahaya lainnya tenang saja...
Tunggu program lain dari Hanum Rais yaa....

24 Sept 2014

Ikut Review Bulan Terbelah Yuk - 30 Sept 2014

Booklovers,  mau dpt merchandise Bulan Terbelah di Langit Amerika oleh-oleh khusus perjalanan Hanum Rais dan Rangga Almahendra dari Amerika seperti @glad_sandy, enciDNA , LadyCR7 atau mstfarhah? Caranya gampang,
Ikut #ReviewBTdLA yuk!

Caranya ikut #ReviewBTdLA gampang kok, simak di bawah ini ya..

1. Sebelumnya pastikan kamu mem-follow @Gramedia, @BulanTerbelah, @hanumrais dan @rangga_alma di Twitter dan like fanpage GPU di FB

2. Tulis review tentang novel Bulan Terbelah di Langit Amerika di fb/blog/goodreads-mu, tweet link-nya dengan format yang diberikan

3. Format tweet: Baca #ReviewBTdLA dari aku yuk [mention 1 orang temanmu] [link review-mu] cc: @Gramedia

4. Akan dipilih 5 #ReviewBTdLA terbaik setiap 2 minggu selama bulan September 2014

5. Pengumuman 5 pemenang pertama #ReviewBTdLA akan diumumkan pada tgl 17 September, 5 pemenang kedua pada tanggal 1 Oktober 2014

6. Masing-masing pemenang #ReviewBTdLA akan mendapatkan merchandise Bulan Terbelah di Langit Amerika oleh-oleh khusus perjalanan Hanum Rais dan Rangga Almahendra dari Amerika

Yuk tulis #ReviewBTdLA-mu sekarang juga! Siapa tahu kamu yg beruntung menjadi pemenangnya ;)

9 Jun 2014

Selamat Pemenang Lomba Twitter dan Facebook BTdLA

Pastikan nama kamu ada dalam daftar pemenang lomba Twitter dan Facebook BTdLA.
SELAMAT YAAA !!!


Klik gambar untuk melihat gambar pemenang

20 Sept 2013

Pemenang Resensi Novel Tahap KEDUA


Melalui buku yang ditulis dalam 52 kisah ini, kita diajak secara tidak langsung menarik benang merah bahwa Eropa dan Islam pernah menjadi satu pasangan serasi. Kondisi yang bertolak belakang dengan sekarang dengan munculnya gejala Islamophobia di masyarakat Eropa. 

Cuplikan tulisan diatas adalah sebagian kecil dari kumpulan tulisan yang ditulis oleh salah satu 99ners yang berjudul "Hijab Bunda Maria Bertuliskan Lafaz Tahlil"

Ya...
Selamat kepada Erik Purnama Putra yang terpilih sebagai pemenang hadiah umroh TAHAP KEDUA bersama Alisan Tour and Travel.  Informasi lebih lengkap mengenai tulisan Erik Purnama dapat di klik di link dibawah ini




Kepada pemenang umroh tahap kedua, harap email ke hanumrais[at]gmail.com untuk informasi lebih lanjut.

Update informasi kamu tentang Film 99 Cahaya. Follow @Film99Cahaya yaaa...

31 Aug 2013

Lomba resensi novel perioda 2, sudah DITUTUP

Hai 99ners,


Hanum Rais Management mengucapkan terimakasih atas partisipasi para 99ners dalam lomba resensi novel "99 Cahaya di Langit Eropa" dan "Berjalan di Atas Cahaya".  Lomba ini resmi ditutup per 31 Agustus 2013.

Berikut ini beberapa nama pengirim resensi yang sesuai dengan kriteria lomba :
  1. Fahmiyah Gaffar , Goresan kata dalam menguntai jiwa Resensi "Berjalan di Atas Cahaya” - 1 Mei 2013 
  2. Regas Febria Yuspita , "Hidup dengan Islam di Eropa Butuh Perjuangan" - Harian Satelitnews , Minggu Legi, 12 mei 2013. nomor 410 Tahun II, halaman  10 segmen Budaya -  cek disini
  3. Sri Purwatik, "Berjalan diatas Cahaya" - Vemale.com dan video kreatif "Berjalan di Atas Cahaya" di youtube.
  4. Wildani Hefni, "Perjalanan Spiritual Hanum di Eropa"-  Rimanews, Selasa 28 Mei 2013, Klik disini , "Rihlah Hanum Menguji Etnisitas" - Koran Sindo 9 Juni 2013, klik disini
  5. Muhammad Shobaruddin,"Kisah Hanum Menelusuri Jejak Masa Keemasan Islam di Eropa" - Radar Seni 1 Juni 2013, klik disini  dan ESQ news klik disini.
  6. Nurliana, "Berkeliling Eropa Bersama Hanum" -  BALIKPAPAN POST Minggu, 2 Juni 2013
  7. Anita Lusiya Dewi, " Spiritual Travelling di Benua Biru" - Viva, klik disini
  8. Diah Utami Lestari, Video Youtube
  9. Seftiawan Samsu Rijal, "Menjadi Agen Muslim di Benua Biru"- Republika , klik disini.
  10. Ahmad Mudiun - Youtube , klik disini.
  11. Abd. Basid, "Rona Pelangi di Langit Eropa",Radar Surabaya Minggu 18 Agustus 2013.
  12. Junaidi, "Sejarah Pergolakan Islam di Eropa", Koran Harian Analisa Medan Sumatera, Rabu 21 Agustus 2013.
  13. Siti Haifa, "Jalan-jalan ke Eropa seharga sebuah buku" klik disini dan "Berjalan Di Atas Cahaya"- klik disini.
  14. Erik Purnama Putra, "Hijab Bunda Maria bertuliskan lafaz Tahlil"- klik disini
  15. Sri Mulyati, "Menapak Jejak Islam di Eropa melalui sebuah novel" - klik disini
  16. Shaskia Shinta Rialny, "99 Cahaya Di Langit Eropa-Fresh and Inspiring Book", - klik disini
  17. Muhammad Noor Syadzali, Video Youtube 
  18. Ratih Paramithasari, Video Youtube
  19. Muhammad Bagus Irawan, "Curahan hati Muslimah di Eropa" a, - klik disini 
     
Terimakasih atas partisipasinya ya. Tunggu pengumumannya tanggal 20 September 2013

23 Aug 2013

IKUTAN KE EROPA BARENG FATIN SL DAN 99 CAHAYA DI EROPA YUK! GINI CARANYA ...



Sembari menunggu kompetisi resensi buku 99 CDLE dan buku Berjalan di atas Cahaya berhadiah umrah periode ke dua yang akan diumumkan pada 16 September 2013 nanti, yuk pada ikutan juga kompetisi foto kreatif bersama 99 Cahaya dilangit Eropa.

Caranya gimana?

Niih...

1. Foto unik didepan restoran KFC dan buku 99 Cahaya dilangit Eropa
2. Posting foto kreatif kamu itu dan mention ke twitter @FatinSL, @kFCIndonesia, @Film99Cahaya, dengan hastag #FATIN4U dan #GOES2EUROPE

Syarat
1. Subscribe ke yourube Sony Music Indonesia
2. Like Fan Page Sony Music Indonesia.

Buruan sebelum 23 Agustus 2013 (LOMBA SUDAH DITUTUP)

Terimakasih atas partisipasinya ya....

1 Jun 2013

Lomba Resensi 99 CAHAYA DI LANGIT EROPA dan BERJALAN DI ATAS CAHAYA (perioda 2)




Hai semuanya .......
Ikutan lomba resensi "99 Cahaya di Langit Eropa"  dan ''Berjalan diatas Cahaya'' yuuk,
kali ini hanumrais.com berkejasama dengan Alisan Tour and Travel dan Gramedia, kembali menghadirkan gratis UMROH bagi 99ners yang menang di lomba resensi ini.
Info selengkapnya baca dibawah ini ya...

Lomba Resensi" 99 CAHAYA DILANGIT EROPA'' ATAU ''BERJALAN DIATAS CAHAYA'' PERIODA DUA


Raih umroh "GRATIS" bersama dengan Alisan Tour & Travel


1. Menulis resensi ''99 Cahaya dilangit Eropa'' atau "Berjalan diatas Cahaya" di Media CETAK
  • Resensi buku '99 Cahaya dilangit Eropa'' atau "Berjalan diatas Cahaya"untuk dimuat dimedia cetak baik lokal, nasional, maupun internasional.
  • Kirim pindaian(scan) / foto resensi yang dimuat (lengkap nama media, tanggal terbit resensi) melalui email ke:
    99cahayadilangiteropa[at]gmail.com ,
    cc : wahyu[at]gramediapublisher.com
    Pindahaian /foto harus jelas dan dapat dibaca.
  • Penilaian Juri berdasar luasnya skala edar media yang memuat resensi dan kualitas tulisan. Semakin luas skala edar media akan mendapatkan penilaian lebih tinggi.
2. Menulis resensi ''99 Cahaya dilangit Eropa'' atau "Berjalan diatas Cahaya"di Internet
  • Resensi buku "'99 Cahaya dilangit Eropa'' atau "Berjalan diatas Cahaya"di media portal di internet (misalnya: okezone , kompas , detik, dan lain-lain)
  • Resensi tidak berlaku untuk yang dipublikasikan di media blog seperti kompasiana, blogspotdetik, wordpress, blogspot, dan sejenisnya.
  • Kirimkan link untuk melihat resensi tersebut melalui email ke :
    99cahayadilangiteropa[at]gmail.com,
    cc : wahyu[at]gramediapublishers.com
    Link resensi harus bisa diakses publik.
  • Penilaian juri berdasarkan kualitas resensi dan level media portal
3. Membuat video kreatif '99 Cahaya dilangit Eropa'' atau "Berjalan diatas Cahaya"
  • Video kreatif tentang buku "'99 Cahaya dilangit Eropa'' atau "Berjalan diatas Cahaya"", dan kemudian di unggah di youtube, vimeo, atau website video porta/sosial media lainnya.
  • Kirimkan link untuk melihat resensi tersebut melalui email ke :
    99cahayadilangiteropa[at]gmail.com,
    cc : wahyu[at]gramediapublishers.com
    Link resensi harus bisa diakses publik.
  • Penilaian juri berdasarkan kualitas kreativitas video dan respon dari viewe
4. Batas akhir pengiriman e-mail untuk Resensi :
  •  Perioda Pertama : 99 cahaya dilangit Eropa adalah 1 Januari 2013 sampai dengan 30  April 2013 (SUDAH DITUTUP). Info pemenang , klik disini
  • Perioda Kedua :  "99 Cahaya di Langit Eropa" atau "Berjalan diatas Cahaya'' adalah 1 Mei 2013 sampai dengan 31 Agustus 2013.
» Setiap e-mail yang dikirimkan peserta harus disertai keterangan kategori lomba yang diikuti dan dilengkapi dengan data diri (nama, alamat, no.hp, dan lain-lain)
» E-mail mohon dikirim hanya satu kali. E-mail yang berulang tidak akan diperhitungkan.
» Kompetisi ini berlaku untuk resensi / video yang diterima pada perioda yang tertulis pada poin 4.
» Pada akhir perioda akan dipilih satu orang pemenang untuk mendapatkan tiket gratis umrah bersama 99 Cahaya di Langit Eropa, bekerjasama dengan ALISAN Tour and Travel
» Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.
» Hadiah tidak dapat dipindahtangankan dan tidak dapat diuangkan.
Informasi lebih lanjut di : lomba resensi gramedia pustaka

20 May 2013

Selamat, Pemenang Umroh Tahap Pertama


Akhirnya setelah berkutat siang dan malam, membaca dengan saksama dalam tempo yang tidak singkat, penilaian terhadap 52 hasil kompilasi resensi ataupun versi video yang masuk mengenai novel "99 Cahaya di Langit Eropah" rampung sudah.

Ini dia, informasi yang ditunggu-tunggu oleh para 99ners.
Kami memutuskan bahwa dari 52 hasil  peserta yang masuk terpilih lah pemenang yang menulis resensi yang diterbitkan oleh  surat kabar Jateng Pos (3 Maret 2013).

Yess... selamat kepada :



Kepada pemenang umroh tahap pertama, harap email ke hanumrais[at]gmail.com untuk informasi lebih lanjut.

Eitsss... jangan sedih bagi 99ners yang masih belum beruntung.


Info selengkapnya klik disini

Berikut ini kami tampilkan beberapa cuplikan resensi dan video yang masuk ke meja redaksi.
Selamat menyimak ya....thumbs up

Sri Syamsiah LS

Menyusuri Jejak Islam di Eropa
Sri Syamsiah LS – surat kabar Suara Merdeka
Minggu, 20 Januari 2013
Apa yang muncul dalam pikiran Anda saat mendengar kata Musee de Louvre Paris? Mona Lisa? Napoleon Hall? Mungkinkah seperti yang digambarkan Dan Brown dalam Da Vinci Code atau seperti yang diceritakan Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra dalam buku ini.

Muhammad Itsbatun Najih

Rihlah Akbar Hanum
Muhammad Itsbatun Najih – surat kabar Jateng Pos
Minggu, 3 Maret 2013
Jika di Timur Tengah adalah basis situs keislaman, maka hal itu dianggap wajar. Karena, berawal dari situlah, Islam pertama kali menjejakkan langkahnya. Lalu, Eropa adalah lokasi aneh dan asing bila hendak berwisata mengenai warisan Islam.

Andi Mohamad Ikhbal

Hanum Rais, Selalu Bawa Oleh-oleh Tulisan
Andi Mohamad Ikhbal – Republika.co.id
Minggu, 3 Maret 2013
“Oleh-oleh berupa barang dan makanan itu hampir tidak pernah membekas pada ingatan orang yang menerimanya,” terang putri tokoh reformasi Amien Rais ini.

Karena itulah, dia memutuskan untuk memberikan kenangan tersebut lewat tulisan. Sehingga, orang tidak hanya mengingat suka cita perjalanan penulis muda tersebut, tapi juga menjadikanya pelajaran.

Dwi Murdaningsih

Menapaki Jejak Islam di Eropa
Dwi Murdaningsih – Republika.co.id
Kamis, 24 Januari 2013
Siapa tak mengenal bunga tulip. Pengetahuan umum memaksa kita mengakui bunga cantik itu sebagai ciri khas Belanda. Tapi, melalui buku ini pembaca diajak mundur pada ratusan tahun silam. Ada yang menarik dari asal usul si bunga ini.

Lalu, siapa pula tak mengenal capucino. Kopi legendaris ini pun ternyata bukan berasal dari Italia. Melainkan juga merupakan salah satu bukti kejayaan Islam di Eropa. Minuman berkelas itu berasal dari biji kopi Turki yang tertinggal di medan perang Kahlenberg.

dr.islami Rusdianawati,MARS

Catatan Perjalanan Agen Islam di Negeri Ateis
dr.islami Rusdianawati,MARS – Suara Redaksi Okezone
Senin, 21 Januari 2013
Meski cerita dikemas dalam bentuk novel, namun dijamin isinya adalah rangkaian fakta sejarah yang ditemui Penulis selama masa perantauannya di Eropa bersama Rangga Almahendra yang juga berperan sebagai penulis kedua. Berbeda dengan karya-karya Dan Brown yang juga sering menyampaikan fakta-fakta sejarah mengejutkan, Dan Bown jelas-jelas mencampurkannya dengan cerita fiksi.

Sisi menarik lain dari novel ini juga muncul dari beberapa tokoh lain yang dimunculkan Hanum dalam novel ini, seperti Fatma Pasha wanita Turki yang menjadi sahabat pertamanya saat tiba di Wina.Ibu rumah tangga biasa namun memiliki pengetahuan yang luas tentang sejarah Islam serta jejak Islam di Eropa.

Untuk 99 Cahaya di Langit Eropa versi video, bisa di cek link dibawah ini :



19 May 2013

Raihlah Kemenangan, Raihlah Kebahagiaan


Sebagai seorang muslim, melakukan kegiatan haji adalah hukum wajib bagi yang mampu. Allah SWT berfirman :
“"Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam." (QS. Ali Imran: 97)

Apakah haji itu?
Haji adalah menuju Ka'bah, Baitullahil-Haram, untuk menunaikan berbagai ritual, yaitu perbuatan dan perkataan yang telah diajarkan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, dalam tata cara hajinya, seperti thawaf sebanyak tujuh putaran di Baitullah, sai sebanyak tujuh putaran antara Shafa dan Marwa, wuquf di Arafah, melontar jumrah di Mina, dan lainnya. Padanya terdapat manfaat yang sangat besar bagi hamba-Nya, di antaranya adalah pernyataan tauhid kepada Allah, ampunan yang besar bagi jamaah haji, perkenalan antara kaum muslimin, mempelajari hukum-hukum agama, dan manfaat lainnya.

Saat ini biaya haji tidak bisa dibilang murah oleh sebagian masyarakat di Indonesia.

Lalu bagaimana dengan umroh yang biaya terhitung lebih murah daripada haji?

Segeralah menunaikan umrah selagi kalian mampu. Hal itu karena beberapa sebab:

1. Orang mukmin dianjurkan segera menunaikan amal saleh. Allah Ta’ala berfirman: “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS. Ali Imran: 133)

Dan firman Allah Ta’ala lainnya: “Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya." (QS. Al-Hadid: 21).

Sebagian salaf mengatakan: “Barangsiapa yang telah dibukakan pintu kebaikan, maka bersegerahlah (melakukan kebaikan itu). Karena dia tidak tahu kapan ditutupnya."

2. Sesungguhnya anda belum yakin akan kemampuan suami anda untuk menunaikan haji pada tahun (depan) dari segi kecukupan harta, bahkan kalau pun biaya telah cukup, mungkin ada perkara lain, seperti kesibukan atau lainnya yang membuatnya tercegah melakukan haji. Akhirnya umrahnya tidak terlaksana tanpa alasan atau kemaslahatan yang lebih besar, haji pun tidak dapat tertunaikan.

3. Sesungguhnya ketika kalian mampu menunaikan umrah, maka ia adalah wajib bagi kalian berdua. Sedangkan haji saat ini tidak wajib bagi kalian –karena belum ada kemampuan-. Bukan sikap bijak bagi seseorang mengakhirkan apa yang telah menjadi kewajiban baginya sekarang untuk meraih -setelah itu- perkara yang belum wajib baginya.

Kalian berdua sekarang diperintahkan berumrah – selagi kalian berdua mampu- dan tidak diperintahkan untuk berhaji karena tidak mampu. Maka, hendaklah kalian menunaikan umrah untuk merealisasikan perintah Allah

“Maka bertakwalah kepada Allah semampu anda semua.” (QS. At-Taghabun, 16).

Juga berdasarkan sabda Nabi Sallallahu’alahi wa sallam: “Jika kalian diperintahkan suatu perintah, maka lakukanlah sesuai kemampuan kalian.” (HR. Bukhari, no. 7288, Muslim, no. 1337)

4. Kemudian anda juga tidak menyebutkan sedikitpun tentang jumlah (harta) yang tersimpan. Apakah ia adalah milik suami anda atau milik anda berdua yang anda simpan bersama?. Kalau sekiranya jumlah (harta) milik anda berdua, maka para ulama rahimahumullah menyebutkan bahwa tidak dibolehkan itsar (mendahulukan) dalam masalah ketaatan wajib. Maka tidak patut anda memberikan harta anda kepada suami anda untuk dia pergi haji kemudian anda tidak menunaikan umrah.

Syekh Muhammad bin Utsaimin rahimahullah berkata: “Al-Itsar (mendahulukan orang lain) dalam kebaikan ada dua macam.

Pertama, kebaikan yang bersifat wajib. Ini tidak dibolehkan itsar (mendahulukan orang lain). Contohnya, seseorang memiliki air yang cukup untuk wudhu satu orang saja, dan dia dalam kondisi tidak punya wudhu dan teman bersamanya juga tidak punya wudhu. Dalam kondisi ini, tidak diperkenankan baginya itsar (mendahulukan temannya) dengan air tersebut. Karena, berarti dia telah meninggalkan kewajiban baginya, yaitu bersuci dengan air. Maka itsar dalam perkara (ibadah) wajib adalah haram...” Liqa’at Al-Bab Al-Maftuh, Pertemuan ke-35, hal. 22.
Nabi sallallahu’alaihi wa sallam menganjurkan untuk menunaikan umroh di bulan Ramadan. Diriwayatkan oleh Bukhori, 1782 dan Muslim, 1256 dari Ibnu Abbas radhiallahu’anhuma, Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam bersabda:
عُمرَةٌ فِي رَمَضَانَ تَعْدِلُ حَجَّةٌ
“Umroh di bulan Ramadan (pahalanya) setara dengan haji.”
Berkata: “Hal ini mencakup semua Ramadan, tidak dikhususkan pada sepuluh malam akhir.
Wallahu’alam . (sumber islamqa.info)


sahabat 99ners,

HanumRais.com membuka kesempatan seluas-luasnya untuk mendapat UMROH GRATIS bersama Alisan Tour & Travel. Caranya sangat mudah saja.....

99ners cukup menuliskan resensi dari salah satu novel karya Hanum Salsabiela Rais.

Info selengkapnya, klik disini

5 Mar 2013

Resensi "99 Cahaya di Langit Eropa", part.1

Hanumrais Management mengucapkan terimakasih atas partisipasinya dalam membuat resensi 99 Cahaya di Langit Eropa. Berikut ini beberapa cuplikan resensi yang masuk ke meja redaksi, selamat membaca ya...

Farid Aji Prakosa

Kisah Hanum Rais Berpuasa di Austria
Farid Aji Prakosa – detikRamadan
Sabtu, 30/07/2011 11:57 WIB

Jakarta - Puasa sudah menjadi kewajiban umat Muslim di bulan Ramadan. Jika sedang berada di luar negeri, utamanya di negara yang sedikit umat Muslimnya, tentu menjadi tantangan tersendiri.

Itulah yang pernah dialami oleh Hanum Salsabila Rais, puteri kandung Amien Rais, saat ia melanjutkan belajarnya di Wina, Austria. Perempuan yang akrab dipanggil Hanum ini, menceritakan bagaimana pengalamannya saat berpuasa di negeri orang. .....
» baca selengkapnya

Resensi Robby H. Abror

Terbit di Koran Tempo, Tanggal 7 Agustus 2011
oleh :Robby H. Abror, Dosen Filsafat UIN Yogyakarta

Lewat novel sejarah yang ditulis oleh Hanum dan Rangga ini membukakan kesadaran dan eksistensi umat Islam, bahwa sebagai minoritas Muslim di Eropa, hidup bukan perkara mudah. Bagi muslimah berjilbab, mencari pekerjaan di Austria, negara dan pintu masuk di mana penulis tinggal dan menjelajah Eropa selama 3 tahun, tidak saja harus diperoleh dengan kesungguhan dan kepandaian, tetapi benar-benar membutuhkan mental yang kuat melawan emosi dan sakit hati untuk selalu siap ditolak dan dipinggirkan. Perjuangan hidup yang berat dan menyayat hati sudah terlanjur menjadi kisah biasa yang memaksa nalar kita untuk memakluminya .....
» baca selengkapnya

Resensi from Najlazea

Another traveling book written by Hanum Salsabiela Rais. Don't worry this is not ordinary traveling books that spread all over bookshops in Jakarta. This book is different. You will not only find information about places to go and what to eat with limited budget, this book gives you more.

Fasten your seat belt, let's start the journey around Europe. It's begun when the author lived in Vienna, Austria for 3 years. She was there to accompany her husband who got scholarship to continue his doctoral degree. If people always associate Europe with 'only' Eiffel Tower, Louvre Museum, luxurious palaces, and the like, not for the author. For her, Europe means a million mysteries about a very high civilization, yes it's Islam greatest civilization .....
» baca selengkapnya

Resensi Dalila Sadida

Pernah mendengar kata “jihad”? Apa yang ada di pikiran kawan bila mendengar kata itu? Perang? Kekerasan? Bagaimana kalau mengartikan jihad menjadi seperti ini: jihad adalah usaha kita (muslim) yang sungguh-sungguh untuk menjadi seseorang yang dapat menghayati sepenuhnya kalimat Laa ilaha illallah. Karena pernah saya membaca, perang di jalan Allah dalam membela agama punya istilah lain, yaitu qital (correct me if im wrong) .....
» baca selengkapnya

Resensi Nurvita Indarini

Sinopsis:
Buku ini adalah catatan perjalanan atas sebuah pencarian. Pencarian cahaya Islam di Eropa yang kini sedang tertutup awan saling curiga dan kesalahpahaman. Untuk pertama kalinya dalam 26 tahun, aku merasakan hidup di suatu negara di mana Islam menjadi minoritas. Pengalaman yang makin memperkaya spiritualku untuk lebih mengenal Islam dengan cara yang berbeda.
Tinggal di Eropa selama 3 tahun adalah arena menjelajah Eropa dan segala isinya. Hingga akhirnya aku menemukan banyak hal lain yang jauh lebih menarik dari sekedar Menara Eiffel, Tembok Berlin, .....
» baca selengkapnya

Resensi Marwan

Novel dengan judul 99 CAHAYA DI LANGIT EROPA, PERJALANAN MENAPAK JEJAK ISLAM DI EROPA ini ditulis oleh dua orang muslim Indonesia. Mereka adalah Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra. Perjalanan sepasang suami istri ini kemudian diabadikan dalam cerita nonfiksi (novel islami). Perjalananya kedua dimulai dari kota Wina, ibu kota dari Negara Austria sampai akhirnya kembali pada sebuah tempat yang disebutnya sebagai titik nol kehidupan. Atau titik (tempat) dimana Al-Quran diturunkan dan Islam dihadirkan yaitu di Makkah.....
» baca selengkapnya

Resensi Akhda Afif Rasyidi

orang kaya yang mengirimkan anaknya ke sekolah berlabel internasional, seperti menggarami lautan, tapi ia tak sadar telah melubangi kapalnya sendiri [Hanum Rais]

Namanya Hanum Salsabiela Rais. Saya baru mengenalnya lewat buku pertamanya, “Menapak Jejak Amien Rais”. Yap, betul. Hanum adalah putri Amien Rais. Lulusan Kedokteran Gigi UGM yang kini mengabdikan hidup sebagai jurnalis. Bukunya mungkin terkesan subjektif, karena menceritakan salah seorang tokoh besar yang juga merupakan ayahnya sendiri. Namun, di sinilah menariknya. Hanum menceritakan sisi lain seorang tokoh besar, dari perspektif yang kita tak akan pernah memperolehnya, karena kita bukan anaknya. .....
» baca selengkapnya

Resensi Wildani Hefni

Hubungan dunia Eropa dan Islam mulai memanas sejak rusuhnya berbagai kejadian dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Sebut saja, pengeboman Madrid dan London, kemudian serangan teroris 11 September di Amerika, kontroversi kartun nabi Muhammad, semuanya menyebabkan ketegangan hubungan antara Islam dan Eropa. Islam menjadi sesuatu yang menakutkan. Sehingga peradaban Islam di daratan Eropa menjadi sesuatu yang kian lama kian disudutkan .....
» baca selengkapnya

Resensi dari Dedeh SH

Michael Crichton bilang: If you don’t know history, then you don’t know anything. You are a leaf that doesn’t know it is part of a tree. Barangsiapa tidak mengenal sejarah, ia tidak mengenal asal-usulnya. Seperti daun yang tidak menyadari bahwa dirinya adalah bagian dari sebuah pohon.

Dan George Santayana mengatakan: Those who cannot remember the past are condemned to repeat it. Barangsiapa tidak belajar dari sejarah, ia dihukum untuk melakukan hal yang sama. .....
» baca selengkapnya<

Resensi Ririn

Assalamualaikum Wr. Wb.
Kali ini sudah bisa tidak. Tidak kuijinkan diriku menunda lagi postingan kali ini. Alasannya satu saja dan sangat sederhana. Aku tak ingin moment ini terlewat sia-sia tanpa merekamnnya dalam jejak tulisan. Karena akan ada waktu dimana aku akan mengenang perasaan ini. Takjub, terkesan dan lebih kepada terharu sebenarnya. Yeaahh itulah sekecamuk emosi yang kukenali setelah membaca buku ini. Buku tentang perjalanan seorang anak manusia bernama Hanum Salsabiela Rais selama 3 tahun di Benua Eropa.

I highly recommended this book for you, mate. Trust me it’s definitely inspiring .....
» baca selengkapnya

Sahabat HR, silahkan membaca resensi lainnya di Resensi "99 Cahaya di Langit Eropa",part.2