PENGUMUMAN: Untuk sementara kami tidak melayani pembelian novel via web. Silahkan menghubungi toko gramedia terdekat. Terimakasih

Oct 5, 2009

Dari Perut sampai ke Hati

Baratislava - Dalam memperkenalkan kebudayaan Indonesia, jargon yang satu ini mungkin perlu dianut. Dari perut sampai ke hati. Yakni kecintaan akan masakan Indonesia yang lezat, pada gilirannya akan menimbulkan keinginan untuk lebih mengenal Indonesia secara luas.

Inilah yang dipakai oleh Emilia S Joesoef, istri duta besar RI untuk Slovakia dalam mempromosikan Indonesia di Eropa. Sejumlah istri duta besar dari negara negara sahabat seperti Finlandia, Swedia, Spanyol, Kroasia, dan puluhan undangan lainnya yang tergabung dalam International Women Club Bratislava (IWCB) Rabu lalu (30/9/2009) dijamu dengan serangkaian kekayaan masakan tanah air.

Kegiatan Indonesian Culinary Safari ini tentu saja menjadi sarana efektif untuk meningkatkan pengenalan masyarakat internasional terhadap Indonesia. Karena memiliki cita rasa dan jenis makanan yang paling variatif di dunia, masakan pedas, manis, sampai asam pun digelar dalam kegiatan tersebut.

Para pengunjung pun tampak antusias saat pemutaran video cooking aneka ragam masakan Indonesia dipertontonkan. Apalagi, video ini bukan produksi dalam negeri, melainkan produksi BBC London. Berdurasi sekitar setengah jam, video ini menyuguhkan proses memasak masakan Indonesia secara spesifik yang diperagakan oleh chef profesional. Mulai dari pengolahan bumbu hingga penyajian, dan pencicipan masakan.

Meski lidah mereka asing, para ibu-ibu anggota darmawanita Eropa ini tampak biasa menyantap hidangan tanah air yang terkenal 'spicy'. Di antaranya, sate Padang, sate ayam Madura, ayam Bali betutu, nasi goreng, telur balado, rendang, gado-gado, ikan bakar, dan es cendol.

Untuk melengkapi makanan utama tersebut, disajikan pula makanan jajan pasar. Sebut saja, penganan seperti semar mendem, lapis beras, wingko babat dan lapis legit berkompetisi untuk dicicipi para madame.

Hmm..mudah-mudahan, setelah mereka kenyang akan cita rasanya, mereka tak lupa, masakan yang mereka santap adalah buah kekayaan bangsa Indonesia.

0 comments :

Post a Comment

Hi 99ers,
Silahkan ajukan pertanyaan , saran ataupun kritik tentang karya dan kegiatan hanum rais. Kami akan menjawabnya. No question yang menyinggung SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) ya ^_^ dan
Mohon maaf bila responnya lama :)